Ini Cara Cuci Kemalvan yang Betul Kalau Tak Mahu Disek sa Malai kat Di Dalam Kubvr Nanti..

Join Telegram Taman Ilmu Di Bawah

Telegram

BISMILLAH

Seringkali kita merasa telah mencuci kemalvan kita dengan bersih dan benar. Bersih belum berarti benar. Hal ini penting agar amal ibadah kita diterima. Banyak orang merasa ibadah mereka bagus, tetapi sebenarnya masih tidak terlepas dari ancaman azab api ner4ka dan azab kubvr hanya karena tidak benar dalam mencuci kemalvannya.

Jadi sebenarnya bagaimana cara membersihkan kemaluan kita dengan benar? Lelaki dan wanita berbeda caranya. Bukan dibasuh sekadarnya dengan air dan asalkan bersih.

LELAKI:

Selepas membuang air kecil, disunahkan berdehem dua atau tiga kali supaya air k3ncing betul-betul sudah habis keluar.

Setelah itu urutlah kemalvan dari pangkal ke ujung beberapa kali, sehingga tiada lagi air k3ncing yang berada dalam saluran.

Kemudian basuhlah dgn air sampai bersih.

WANITA:

Apabila membasuh kemaluannya, hendaklah ia berdehem dan pastikan dicuci bagian dalamnya dengan memasukan sedikit jari tengah dan diputar-putarkan sewaktu disiram air bersih.

Bukan dengan hanya menyiram air semata-mata, karena hanya dengan menyiram air saja tidak dapat membersihkan bagian dalam kemalvan wanita secara sempurna.

SANGAT PENTING:

Begitu juga semasa membasuh air besar (berak) sangat penting untuk memasukan satu jari kedalam dubvr. Putarkan beberapa kali supaya najis keluar dari dinding dubvr, sambil siram dgn air hingga terasa najis benar2 telah hilang dan bersih.

Sudah benar atau tidak kah cara membersihkan kemaluan kita selama ini? Kalau belum benar, mari bersama2 kita betulkan supaya diri kita bersih dengan cara yang benar. Karena telah dijanjikan neraka bagi mereka yg tidak istibro’ (menyucikan diri dengan sempurna baik hadas kecil/hadas besar).

Rasulullah SAW bersabda:

“Barang siapa yang menyampaikan 1 (satu) ilmu saja dan ada orang yg mengamalkan, maka walaupun yang menyampaikan sudah tiada (meninggal dunia), dia akan tetap memperoleh pahala”.

Jangan LUPA SHARE … ilmu yang bermanfaat perlu kita amalkan bersama … Wallahu a’lam…

Catatan:

1. Tidak ada kata malu dalam urusan agama.

2. Jangan beranggapan ilmu fiqih itu jorok, karna fiqih itu menjelaskan sedetail2 nya. Wallahualam

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*