Hubungan Antara Manusia Dan J1n Di Lar4ng

Join Telegram Taman Ilmu Di Bawah

Telegram

Hubungan Antara Manusia Dan J1n Di Lar4ng

Kenapa Hubungan Antara Manusia Dan j1n Di Larang?? Ini Sebabnya | MANUSIA dan j1n merupakan dua makhluk yang berbeda.

Jika manusia dikatakan sebagai makhluk kasar, maka j1n merupakan makhluk halus, artinya tak kasat mata. Namun demikian, di antara keduanya terkadang terjalin hubungan yang begitu dekat.

Sehingga, mereka bisa saja saling membantu, dengan menciptakan hubungan mutualisme, yakni saling menguntungkan.

Kedekatan manusia dengan j1n boleh saja, tapi ingat pula bahwa ada juga hubungan terlarang antara mereka.

Dan hubungan inilah yang harus kita hindari. Karena bila tidak maka akan berakibat sangat fatal. Allah Subhanahu wa Ta’ala sudah mengingatkan:

وَيَوْمَ يَحْشُرُهُمْ جَمِيعًا يَا مَعْشَرَ الْجِنِّ قَدِ اسْتَكْثَرْتُمْ مِنَ الْإِنْسِ ۖ وَقَالَ أَوْلِيَاؤُهُمْ مِنَ الْإِنْسِ رَبَّنَا اسْتَمْتَعَ بَعْضُنَا بِبَعْضٍ وَبَلَغْنَا أَجَلَنَا الَّذِي أَجَّلْتَ لَنَا ۚ قَالَ النَّارُ مَثْوَاكُمْ خَالِدِينَ فِيهَا إِلَّا مَا شَاءَ اللَّهُ

“Dan (ingatlah) hari di waktu Allah menghimpunkan mereka semuanya (manusia dan j1n), (dan Allah berfirman), ‘Hai golongan j1n (setan), sesungguhnya kamu telah banyak (menyesatkan) manusia.’

Lalu berkatalah kawan-kawan mereka dari golongan manusia, ‘Ya Rabb kami, sesungguhnya sebagian dari kami (manusia) telah mendapat kesenangan dari sebagian yang lain (j1n) dan kami telah sampai kepada waktu yang telah Engkau tentukan bagi kami.’

Allah berfirman, ‘ner4ka itulah tempat tinggal kamu semua, sedang kamu semua kekal di dalamnya, kecuali kalau Allah menghendaki (yang lain)’,” (QS. al An’am/6: 128).

Di dalam tafsirnya, Ibnu Katsir rahimahullah juga mengutip perkataan al Hasan, “Arti sebagian j1n dan manusia saling mendapat kesenangan satu sama lain,

Tidak lain ialah j1n telah memerintahkan dan mempekerjakan manusia,” (Lihat Tafsir Ibnu Katsir dengan d1ringkas, tentang Surah al An’am/6 ayat 128).

Sementara itu, Syaikh Abdur-Rahman bin Hasan Aalu asy Syaikh menukil penjelasan Imam Mula Ali al Qari, “Kesenangan yang didapatkan manusia dari j1n ialah, ketika j1n memenuhi kebutuhan manusia,

Menuruti perintah manusia dan memberikan informasi tentang hal-hal gh4ib. Sedangkan kesenangan yang diperoleh j1n dari manusia ialah, ketika manusia mengagung-agungkan j1n,

Meminta perlindungan dan tunduk kepada j1n,” (Lihat Fat-hul Majid Syarh Kitab at Tauhid, Syaikh Abdur Rahman bin Hasan Aal asy Syaikh, Bab Minasy-Syirki al Isti’adzatu bi Gha1rillah. Pembahasan ayat pertama, halaman 134). []

Apa Pendapat Anda? Dah Baca, Jangan Lupa Komen Dan Share Ya. Terima Kasih

sumber : Media Islam

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*