Cara Cuci Kem4luan yang Betul, Kalau Tidak Mahu Dis1ksa Malaikat Di Alam Kvbur Nanti

Join Telegram Taman Ilmu Di Bawah

Telegram

Cara Cuci Kem4luan yang Betul, Kalau Tidak Mahu Dis1ksa Malaikat Di Alam Kvbur Nanti

Seringkali kita merasa telah mencuci kem4luan kita dengan bersih dan benar. Bersih belum berarti benar. Hal ini penting agar amal ibadah kita diterima.

Banyak orang merasa ibadah mereka bagus, tetapi sebenarnya masih tidak terlepas dari ancaman azab api ner4ka hanya karena tidak benar dalam mencuci kem4luannya.

As Sayyidina Abu Bakar R.A. pernah hendak menyolatkan may4t seorang lelaki, tetapi tiba2 tersentak dengan suatu benda bergerak-gerak dari dalam kain kafan lelaki itu. Lalu disuruhnya seseorang untuk membukanya. Alangkah terkejutnya ada seekor ular sedang melilit kepala kemaluan mayat lelaki itu.

Khalifah Abu Bakar mencabut p3dang lalu menghampiri ular tadi untuk membunvhnya. Tetapi ular itu tiba2 berkata:

”Apakah salahku? Karena aku diutus oleh Allah untuk menjalankan tugas yang diperintahkan”

Setelah diselidiki amalan lelaki itu semasa hayatnya, ternyata dia merupakan orang yang menyepelekan dalam hal menyucikan kem4luannya setelah selesai membuang air kecil.

Jadi sebenarnya bagaimana cara membersihkan kem4luan kita dengan benar?

Lelaki dan wanita berbeda caranya. Bukan dibasuh sekadarnya dengan air dan asalkan bersih.

LELAKI:

Selepas membuang air kecil, disunnahkan berdehem tiga kali supaya air kencing betul-betul sudah habis keluar.

Setelah itu urutlah kem4luan dari pangkal ke ujung beberapa kali dengan menggunakan tangan kiri, sehingga tiada lagi air kencing yang tertinggal dalam saluran.
Kemudian basuhlah dgn air sampai bersih.

WANITA:

Apabila membasuh kem4luannya, hendaklah ia berdehem dan pastikan dicuci bagian dalamnya dengan memasukkan sedikit jari tengah tangan kiri dan diputar-putarkan sewaktu disiram air bersih.

Bukan dengan hanya menyiram air semata-mata, karena hanya dengan menyiram air saja tidak dapat membersihkan bagian dalam kem4luan wanita secara sempurna.

SANGAT PENTING

Begitu juga sewaktu akan membasuh air besar (ber4k), jari-jari tangan kiri yang akan dipakai membersihkan sebaiknya diolesi dengan sabun, terutama bagian kukunya. Kemudian sangat penting juga untuk memasukkan satu jari ke dalam dubur. Putarkan beberapa kali supaya n4jis keluar dari dinding dvbur, sambil siram dgn air hingga terasa n4jis benar2 telah hilang dan bersih.

Sudah benar atau tidak kah cara membersihkan kem4luan kita selama ini? Kalau belum benar, mari bersama2 kita betulkan supaya diri kita bersih dengan cara yang benar. Karena telah dijanjikan ner4ka bagi mereka yg tidak istibro’ (menyucikan diri dengan sempurna baik hadas kecil/ hadas besar).

Rasulullah SAW bersabda:

“Barang siapa yang menyampaikan 1 (satu) ilmu saja dan ada orang yg mengamalkan, maka walaupun yang menyampaikan sudah tiada (meningg4l dunia), dia akan tetap memperoleh pahala”, aamiin 3x YRA…

Jangan LUPA SHARE … ilmu yang bermanfaat perlu kita amalkan bersama … Wallahu a’lam…

Catatan:

1. Tidak ada kata malu dalam urusan menyampaikan kebenaran Agama.

2. Jangan beranggapan ilmu fiqih itu jorok, karena fiqih itu menjelaskan sedetail2 nya.

Wallahualam

Sumber: Takluk Jagat

Apa Pendapat Anda? Dah Baca, Jangan Lupa Komen Dan Share Ya. Terima Kasih!

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*